Lagi, Satgas Investasi Blokir 13 Investasi dan 71 Pinjol Ilegal

money.nikaniku.com – Lagi, Satgas Investasi Blokir 13 Investasi dan 71 Pinjol Ilegal. Satgas Waspada Investasi (Swi) terhadap Agustus 2022 ulang menemukan 13 entitas yang lakukan penawaran investasi tanpa izin dan 71 pinjaman online atau pinjol ilegal yang berpotensi merugikan rakyat.

Ketua Satgas Waspada Investasi Tongam L. Tobing mengatakan pihaknya segera melaksanakan pemblokiran pada web site/web site/pelaksanaan 84 entitas ilegal itu dan menyampaikan laporan berita ke Bareskrim Polri untuk ditindaklanjuti disesuaikan ketetapan yang berlaku.

“Swi bertindak cepat melacak dan sesudah itu memblokir entitas investasi ilegal dan pinjol ilegal yang informasinya kita mampu berasal dari information crawling lewat big knowledge center pelaksanaan waspada investasi,” kata Tongam.

Dikatakan terkecuali hal itu menyatakan bahwa SWI senantiasa hadir melindungi rakyat supaya terhindar berasal dari aktivitas keuangan yang bukan punyai perizinan.

Penanganan pada investasi ilegal dan pinjol ilegal dikerjakan secara dengan-serupa oleh semua anggota SWI berasal dari 12 Kementerian/Forum.

Tongam juga membantah kabar yang beredar di penduduk bahwa SWI melarang korban investasi ilegal menarik dananya berasal dari entitas itu.

Pinjaman Online Ilegal

Lagi, Satgas Investasi Blokir 13 Investasi dan 71 Pinjol Ilegal

swi juga lagi menemukan 71 pinjol ilegal, supaya semenjak year 2018 hingga Agustus 2022 ini, jumlah pinjol ilegal yang sudah ditutup jadi sebanyak 4.160 pinjol ilegal. Walaupun sudah ribuan ditutup, praktek pinjol di penduduk terus marak.

“Tiap tiap hari Satgas Waspada Investasi terima pengaduan rakyat korban pinjol ilegal.walaupun sebagian pelaku udah dilaksanakan proses hukum, tampaknya sebagian berasal dari mereka belum jera,” kata Tongam.
SWI mendorong aparat penegakan hukum konsisten lakukan pengejaran dan penangkapanpara pelaku pinjol ilegal ini mengingat upaya pemblokiran website dan pelaksanaan bukan mengakibatkan jera pelakunya.

See also  Ketahui Cara Memindahkan Dana Paypal ke Rekening

SWI juga meminta penduduk mewaspadai segala bentuk modus baru yang dilakukanoleh para pelaku untuk menjerat korban.

Terkecuali menemukan tawaran investasi atau pinjaman online yang mencurigakan,rakyat bisa mengonsultasikan atau melaporkan kepada Layanan Konsumen Ojk157, email [email protected] atau [email protected]

“Tiap tiap entitas yang dihentikan kegiatannya oleh SWI diperintahkan untuk mengembalikan kerugian penduduk. Jangan ringan yakin bersama alasan yang dibuat oleh pelaku investasi ilegal. Apabila pelaku mempersulit penarikan dana, langsung lapor kepolisi,” tegas Tongam.

Ketigabelas entitas yang jalankan penawaran investasi tanpa izin dan udah dihentikanoleh SWI adalah sebagai berikut:

1. Empat entitas melaksanakan money game
2. Tiga entitas jalankan kesibukan perdagangan aset kripto tanpa izin
3. Dua entitas laksanakan penawaran investasi tanpa izin
4. Satu entitas laksanakan securities crowd funding tanpa izin
5. Tiga entitas lain-lain.

SWI meminta rakyat bukan enteng tergiur bersama dengan penawaran bunga tinggi tanpa menyaksikan aspek legalitas dan kewajaran berasal dari tawarannya.

Rakyat diminta melaksanakan pengecekan legalitas bersama dengan mengunjungi situs berasal dari otoritas yang mengawasi atau cek apakah dulu masuk didalam daftar entitas yang dihentikan oleh SWI lewat minisite waspada investasi https://www.ojk.go.id/waspadainvestasi/id/alert-portal/pages/default.aspx.71

Check Also

Faktor Penyebab Inflasi, Pahami Jenis dan Cara Mengatasinya

Faktor Penyebab Inflasi, Pahami Jenis dan Cara Mengatasinya

money.nikaniku.com - Faktor Penyebab Inflasi, Pahami Jenis dan Cara Mengatasinya. Faktor penyebab inflasi wajib diwaspadai. Inflasi sendiri merupakan kemerosotan nilai tukar mata uang dikarenakan banyaknya dan cepatnya uang yang beredar di pasaran, yang lantas mengakibatkan kenaikan terhadap harga barang-barang yang diperjual belikan. Terdapat lebih dari satu faktor penyebab inflasi yang sanggup melanda negara manapun didunia. [...]

Leave a Reply

Your email address will not be published.