Aksi Rusia Bikin Euro Anjlok Ke Terendah Dua Dekade

Money.nikaniku.com – Aksi Rusia Bikin Euro Anjlok Ke Terendah Dua Dekade. Pasangan mata uang EUR/USD anjlok sekitar 1.7 persen sampai rekor terendah dua puluh tahun pada level 1.0448 dalam perdagangan hari Selasa (5/7/2022) akibat pemangkasan pasokan gas Rusia ke Eropa. Euro juga babak belur versus beragam mata uang city hall leader lain, termasuk yen Jepang dan pound real, di tengah peningkatan sentimen risk-off secara worldwide.

Aksi Rusia Bikin Euro Anjlok Ke Terendah Dua Dekade

Rusia memutuskan pasokan gas by means of jalur pipa Yamal-Eropa tadi pagi (waktu setempat). Langkah tersebut mengakibatkan lonjakan harga gas Eropa dan memperbesar risiko resesi di benua biru. Akibatnya, euro menderita tekanan jual dahsyat sejak awal sesi London.

Gascade, perusahaan administrator transportasi gas Jerman, melaporkan bahwa arus masuk pada titik meteran Mallnow di perbatasan Jerman telah jatuh ke angka nol dari sebelumnya 2.190.136 kwh per jam. Laporan ini mengguncang pasar, khususnya karena beredar hanya berselang beberapa jam setelah kabar penutupan aktivitas di ladang gas Norwegia akibat mogok kerja.

Dampak dari lonjakan harga gas dan risiko resesi mengakibatkan kemerosotan signifikan pada mata uang-mata uang Eropa serta aset high gamble. Bukan hanya euro yang merosot, melainkan juga pound real, forint Hungaria, zloty Polandia, dan leu Romania. AUD/USD dan NZD/USD turut terperosok lebih dari 1 persen, sedangkan USD/CAD melonjak nyaris 1.5 persen. Namun, sejumlah pakar menilai krisis energi merupakan masalah yang khas bagi Eropa saja.

“Krisis pasokan gas akan menjadi masalah yang spesifik Eropa. Jika situasi benar sedemikian buruk, itu hanya akan memengaruhi Eropa, hanya akan memengaruhi kebijakan moneter ECB, dan karenanya menjadi alasan bagi pelemahan khusus EUR,” customized organization Ulrich Leuchtmann, Kepala Riset FX dan Komoditas Commerzbank.

See also  Hindari Membeli Emas Saat Resesi Ini Alasannya

“Ketakutan akan resesi sekali lagi menjadi lebih kuat,” customized organization Stuart Cole, kepala ekonom makro di Equiti Capital.

Pasar uang sontak memperhitungkan ulang prospek kenaikan suku bunga ECB dalam bulan mendatang. Pasalnya, ECB akan kesulitan menaikkan suku bunga di tengah resesi – meskipun laju inflasi teramat tinggi-. Yield obligasi 10Y Jerman merosot tajam, padahal sebelumnya sempat melambung berkat ekspektasi kenaikan suku bunga ECB mulai bulan ini.

Check Also

Tesla Still Holds Bitcoin Worth IDR 3.3 Trillion

Tesla Still Holds Bitcoin Worth IDR 3.3 Trillion

Money.nikaniku.com - Tesla Still Holds Bitcoin Worth IDR 3.3 Trillion. Tesla revealed it still holds $222 million worth of Bitcoin or about IDR 3.3 trillion in market value on the company's balance sheet after selling its 75 percent Bitcoin holdings. The company recorded a realized gain of USD 64 million on the conversion of this [...]

Leave a Reply

Your email address will not be published.